Saturday, October 7, 2017

Keajaiban shalat tepat waktu

Tags

Ini cerita nyata saya dulu saat liburan bersama teman kerja

Mereka ada yang bawa anak,bawa suami, bawa istri, ya saya cuman bawa saya aja...hehehe
Perjalanan liburan kali ini ke surabaya dan malang...ini untuk ketiga kalinya saya liburan kesini dengan orang yg berbeda pula..

Jadi kira kira jumlah yg berangkat kali ini sebanyak 30 orang lebih...
Kita berangkat ke bandara beda beda namun tetap pakai kelompok, saya termasuk kelompok yang jomblo jomblo dengan satu supir teman kami yang sudah punya istri..

Malam sebelum berangkat kebandara, teman saya nginep dikos saya, kami mempersiapkan segalanya dari minuman, snack sampai ngepacking baju...

Akhirnya kami sekitar jam 3 pagi berangkat dengan teman saya kerumah teman kerja kami yang sudah punya istri kami memanggilnya bapa karena beliau cukup tua...

Kami titip kendaraan dirumah beliau sampai lalu kami ikut mobil beliau ke bandara dengan rasa ngantuk namun bahagia karena hati sudah tidak sabar ingin liburan ke surabaya..

Sebelum saya bercerita sampai dibandara seminggu sebelum berangkat kesurabaya saya sudah googling kemana saja destinasi wisata yang asik untuk dikunjungi disurabaya dan malang.
Kata guide teman kerja saya nanti kita ke surabaya ke sunan ampel...lalu ke malang ke bns...ke selekta dan kejatim park...sama kepemandian air panas songgoriti...

Lalu saya googling aja yg asik selain disana dimana saja..sudah saya siapkan map dihp saya jika saya nanti sudah disurabaya..

Malam sebelum berangkat saya dan teman saya beli minuman dan snack pada saat itu saya sangat suka dengan minuman asam..jadi saya beli banyak buat perjalanan nanti disurabaya dan malang...

Kembali lagi ke cerita diperjalanan bandara akhirnya saya dengan teman teman berangkatlah ke bandara dengan mobil bapa yang tadi saya ceritakan..

Sampai disana subuh sekitar jam 5n..sambil nunggu check in saya pun duduk bersama teman saya ditempat duduk yang disiapkan dibandara..

Lalu saat mereka datang...teman teman yang lain..bertepatan dengan waktu azan subuh saat itu..
Karena teman kerja itu ada tua ada yang muda jadi kita ngikut yang tua aja..apapun instruksi dari yang tua kita ikutin...

Teman teman saya cukup tua ini begitu heboh dibandara karena takut ketinggalan pesawat..saya mulai gelisah karena saya kira didalam bandara ga ada musholla buat shalat...jadi saya berinisiatif sendiri pergi tanpa teman teman ke mesjid samping bandara...

Pada saat itu satu teman saya yang menemani saya kemesjid namun dia tidak shalat walaupun dia tidak haid..katanya buru buru jadi takut ga khusyu shalatnya..

Sholatlah saya 2 rakaat..karena saya tau subuh itu ga bisa dijamak..makanya berdosa sekali saya bila tidak shalat...

Akhirnya setelah selesai shalat saya check in dengan teman saya dimana pada saat itu bapa tua menunggu dengan sewotnya...kemana aja kalian ini jam terakhir check in setelah ini pesawat langsung berangkat. 

Dengan perasaan tenang menghadapi saya cuman minta maaf tadi pa saya shalat.
Sampai diruangan atas setelah check ini...dan ternyata benar jadwal pesawat memang pas..dan kami langsung naik pesawat..

Dipesawat saya benar benar bersyukur bisa shalat tepat waktu..tanpa harus qada..tapi saya sangat menyayangkan kepada mereka teman teman yang lain tidak ada satupun yang shalat subuh pada saat itu padahal mereka bilang nanti shalat diatas saja setelah check in tapi karena jadwal pas maka mereka akhirnya tidak memungkinkan shalat...

Sampailah dibandara juanda..pas disana kami disambut oleh bis besar sekali untuk menampung kami yang sangat banyak ini..bisnya menggunakan ac...dan saya benar benar tidak tahan dengan ac.
Dalam perjalanan saya mulai minum minuman masam pada saat itu...sampe kira kira ashar kami pun shalat dan singgah diperbelanjaan tas yang sangat murah disurabaya...

Karena kelaparan saya akhirnya makan ayam goreng disana..
Saat di perjalanan tiba tiba saja perut saya sakit luar biasa...seperti mau bab dan kencing...akhirnya saya minta kepada supir untuk berhenti di wc..

Setelah selesai saya bab nya dan muntah banyak kami pun melanjutkan perjalanan kepenginapan ke surabaya. Sampai hampir disurabaya saya seperti orang yang mau mati karena sesak nafas. Sayapun akhirnya istirahat, dan karena teman saya begitu baik saya dipijatin pada saat itu. 

Besoknya kami pun dijadwalkan berangkat kesunan ampel, sampai disana setelah selesai, kata mereka mau ke mall tempat perbelanjaan yang murah disekitar sana. Tapi sejak di ampel saya merasakan sesak nafas lagi, saya belum tau penyakit saya itu apa pada saat itu. Lalu kata teman saya yang senior, kamu mau bapa antarkan kehotelkah. kata saya ga usah, biar saya pakai becak saja ke hotel soalnya dekat sekitar 15 menitan.

Lalu sampailah saya dihotel dengan keadaan saya sendirian dikamar hotel, saya istirahat bentar, saya mikir jauh-jauh kesini masa tidur doank. Lalu saya beranikan diri untuk keliling surabaya sendirian dengan ditemani paman becak yang ada di depan hotel tempat saya nginap. Lalu kata saya sama paman becak, paman bawa saya keliling surabaya ya, tujuan pertama saya yaitu monumen nasional di surabaya, sampai disana paman becak nungguin saya didepan markir, jadi saya saja yang keliling monumen, wow indah banget, banyak orangnya disana, saya motret-motret tuh disana banyak.

Setelah saya selesai keliling monumen saya niat mau ke mesjid cheng ho di surabaya, sampai disana saya cukup terpana, karena disana sampai ada klinik kesehatan lo, saya foto-foto disana, dan ditengah-tengah ada toko souvenir mesjid cheng ho, disana saya disambut oleh penjualnya dengan sangat baik, dia bertanya kepada saya, sampean dari mana katanya, kata saya dari kalsel. Ini katanya ada kenang-kenangan majalah chengho sama apa ya lupa pokonya tebal. Lalu saya lihat ada gantungan kunci mesjid chengho yang dijual disana, saya pun akhirnya membeli gantungan kunci itu.

Setelah saya selesai melihat-lihat diimesjid cheng ho, saya pun akhirnya ke sampai turi, pasar yang luar biasa murah menurut saya, bayangin aja harga koper kisaran disana cuma 150 ribuan kalau dikalsel kan hampir sejuta. wow. Saya beli baju dan sebagainya sampai lelah juga kaki berjalan karena luas sekali.

Lalu waktu menunjukkan hampir sore, dimana mereka pasti akan pulang nih. Gimana saya harus pulang duluan sebelum mereka tau saya jalan-jalan sendirian. hehe.

Sampai dihotel, mereka masih belum pulang. Saya pun menyempatkan diri, istirahat, shalat. Sampe malam mereka baru pulang dengan perasaan kecewa dimuka mereka. Kenapa kata saya, macet dijalan katanya, ditambah kami kemall katanya namun harganya sama saja dengan dikalsel. Jadi percuma beli apa?

Saya pun merasa kasihan sebenarnya, bayangkan saja ke pasar turi saja misalnya saya pakai becak cuman 5 - 10 menit udah sampe disana. Namun pakai bus setengah jam baru datang. Setelah selesai di surabaya kami pun berangkat ke malang. Sampai dimalang kami malam pada saat itu.

Jadwalnya malam kami mau kebns..karena kami datang pas magrib..namun karena keadaan hujan pada saat itu sehingga kami hanya menghabiskan waktu di penginapan songgoriti. Pertama kali sampai dimalang, pas malam itu saya langsung mesan bakso malang, wuih sedapnya luar biasa, memang beda sama bakso kalimantan. Walaupun hati pas saat itu kacau karena ga kesampean kebns namun dihibur oleh bakso. 

Karena mungkin ini takdir Allah, karena awal perjalanan saya tetap kekeh shalat subuh tepat waktu tanpa harus meninggalkan shalat. Allah pun membawa perjalanan saya luar biasa, bayangin aja gengs, kamar penginapan awalnya saya harusnya berlima diberikan dalam satu kamar, tapi Allah memberikan kenikmatan luar biasa, saya diberikan kamar luas yang diperuntukkan untuk saya dan teman saya. Kami cuman berdua lo bayangin, itu pertama, dan yang kedua tadi saat kawan-kawan saya terjebak macet dengan kekecawan luar biasa saya bisa berkeliling kota surabaya sendirian dengan sangat nikmat.

Lalu, setelah pagi menjelang pergilah kami ke selekta dan jatim park, sampe selesai semuanya kami pun siap-siap untuk pulang ke banjarmasin menuju bandara.

Akhir cerita, saya percaya dengan kekuasaan Allah, siapa yang memperjuangkan kewajiban-kewajiban yang Allah perintahkan, semisal shalat contohnya. Allah pasti akan membalas dengan kenikmatan yang luar biasa. Dan selalu bersabarlah, karena sesungguhnya Allah bersama-sama orang yang sabar.




















2 comments

Hati terasa tenang jika kita sudah menunaikan Ibadah shalat.

PUN sebaliknya jika shalat kita tinggalkan maka perasaan tidak nyaman pun mengelayuti hati dan pikiran kita.

bener banget setuju, maka yu mari kita sama sama jaga shalat tepat waktu :)


EmoticonEmoticon